Bahaya Bermental Miskin Bagi Kesuksesan Anda, Pernahkah Anda Menemui Orang Ini ?

Author - March 22, 2015

Hai, bahaya bermental miskin bagi kesuksesan anda, pernahkah anda menemui orang ini?Ya, mungkin anda pernah menemui orang yang bermental miskin, ya. Jika anda orang kaya bermental miskin bisa jadi anda akan kembali ke miskin lagi, namun apabila anda orang miskin bermental kaya sepertinya, anda akan menjadi kaya dan tetap kaya bahkan bisa jauh lebih kaya dari orang kaya yang telah anda di dunia ini.

Bahaya dari mental miskin

Tetapi yang disayangkan sekali adalah apabila anda termasuk orang miskin, dan mental yang anda miliki juga miskin, sepertinya anda sangat disayangi Allah untuk senantiasa menjadi miskin seumur hidup. Ini dia yang disebut bahaya bermental miskin bagi kesuksesan anda. Sekalipun anda berusaha dengan bekerja keras dan anda memiliki IQ yang tinggi atau anda memiliki harta warisan yang tidak habis tujuh keturunan sepertinya tetap anda tidak akan memiliki kekayaan tersebut. Mengapa?

Karena apabila anda dinaliai oleh orang lain bahwa anda adalah orang kaya, namun anda sendiri tidak mengakui bahwa anda sudah kaya. Anda takut untuk di mintai sumbagan, anda takut untuk di anjurkan membayar zakat dan anda takut uang anda berkurang. Ini merupakan bagian dari bahaya bermental miskin. Apakah harta anda akan bertambah apabila anda mempertahankan sikap seperti ini? Sepertinya anda akan di laknat oleh Allah.

Suatu ketika di Jakarta seorang laki-laki tua penjual bakso di pinggir jalan didatangi oleh anak SMA, selesai membungkuskan bakso anak SMA tersebut ingin membayar, namun di cegah oleh penjual bakso itu. Sambil tersenyum lebar, laki-laki tua itu berujar,”Ambil saja, Nak. Anggap saja itu hadiah dari bapak.” Si anak pun senang. Keesokan harinya, si anak mampir dan menghadiahkan topi peci untuk si penjual bakso.

bahaya bermental miskin

Kemudian, si penjual bakso didatangi oleh seorang anak muda sepertinya pengusaha. Selesai makan bakso, si anak muda ingin membayar, namun dicegah oleh si penjual bakso. Si penjual bakso berujar, “ Tidak usah bayar, Nak. Anggap saja itu hadiah dari saya”. Si anak muda pun senang. Keesokan harinya, si anak muda datang menghadiahkan sebuah jam tangan untuk si penjual bakso tadi.

Lalu, si penjual bakso di datangi oleh seorang pegawai kantoran. Selesai membungkus bakso pegawai tersebut ingin membayar, namun dicegah lagi oleh bapak penjual bakso. Si penjual bakso berujar “ Ambil saja pak, anggap saja itu hadiah dari saya”. Si bapak itupun senang. Keesokan harinya, apa yang terjadi? Pegawai kantor langsung mengajak rekan-rekan sekantornya mendatangi si tukang bakso. Yah. Apalagi kalau bukan berharap bakso gratisan! Hehehe!

Sebenarnya, miskin itu bukan hanya masalah harta, namun juga masalah mental. Si penjual bakso tadi, walaupun secara harta ia belum kaya, namun secara mental ia telah kaya. Si pegawai kantoran tadi, bisa jadi secara harta ia sudah kaya, tetapi sebaliknya secara mental ia belum kaya. Ia masih merasakan dirinya miskin. Inilah yang disebut dengan Bahaya bermental miskin bagi kesuksesan anda.

Bahaya jika bermental miskin

Coba anda bayangkan. Dalam 6 bulan, apa yang akan terjadi pada bapak penjual bakso diatas? Apakah dia akan tetap miskin harta? Atau bahkan ia bisa membeli ruko di belakang tempat jualannya? Atau malah dia bisa pergi haji? Dan bagaimana dengan pegawai kantoran, apakah bisa segera menjadi seorang pejabat atau tetap menjadi seoran pegawai biasa? Saya yakin anda bisa menjawab. Atau bisa juga anda menjawab di bagian comment, ya.

Yah, Akhirnya saya pamit dulu ya, Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda. Jangan tinggalkan update an berikutnya yang senantiasa berbagi setiap waktu. Perlu juga anda kenali bahaya-bahaya lainnya. Seperti bahaya menggunakan handpone yang sedang di charger serta masih banyak lagi bahaya lainnya yang bisa anda kunjungi di kategori kesehatan.