Bahaya Menerima Tawaran Ijazah Palsu S1 ataupun S2 Bagi Mental dan Kepribadian Anda.

Author - May 23, 2015

Bahaya menerima tawaran ijazah palsu S1 ataupun S2 bagi mental dan kepribadian anda tentunya sangat berkaitan sekali. Mengapan demikian? Yup, sebelumnya mari kenali apa itu ijazah dan bagaimana cara mendapatkannya. Ijazah, kita mengenal kalimat ini bukan sesuatu yang baru. Ijazah berkaitan dengan bukti atau blangko dokumen yang telah di dapat dari menyelesaikan studi akhir di perguruan tinggi. Tetapi, apalah jadinya jika ijazah yang anda peroleh PALSU alias ASPAL. Mungkin untuk sebagian orang untuk mendapatkan ijazah palsu bukan sesuatu yang baru terdengar, tetapi pantaskah anda memiliki ijazah palsu???? Rasanya tidak adil, untuk sebagian orang bekerja keras dan belajar untuk mendapatkan nilai transkrip terbaik dan ditutup studi mereka dengan ijazah yang terbaik pula. Tetapi untuk beberapa kalangan bekerja keras itu tidaklah penting cukup mengeluarkan nilai nominal yang fantastis mereka sudah bisa mendapatkan ijazah S1 ataupun S2, mudah-mudahan anda tidak termasuk dalam golongan orang yang ini.

bahaya menerima tawaran ijazah yang palsu

Kondisi ini sangatlah merugikan untuk kalangan mahasiswa ataupun mahasiswi lainnya. Kecendrungan malas berusaha untuk belajar dan mengerjakan tugas-tugas mahasiswa kebanyakan mencari-cari peluang yang dapat memudahkan jalannya untuk mendapatkan ijazah PALSU alias ASPAL. Padahal, secara tidak langsung hal itu akan merugikan dirinya sendiri di kemudian hari mulai dari terpuruknya mental dan juga kepribadiannya. Kondisi yang terjadi sekarang ini tidak hanya ada di Indonesia tetapi beberapa universitas di luar negeri pun memperjual belikan ijazah palsu alias aspal. Membedakan ijazah yang asli dengan yang palsu pun tidak bisa dibedakan secara kasat mata, semua nampak sama dan mereka pun sekaligus menawarkan dengan paket transkrip nilai akademik yang baik.

Dengan uang semuanya menjadi mungkin, untuk mendapatkan ijazah palsu seseorang harus dapat menyediakan dana hingga dengan belasan sampai puluhan juta rupiah, Tanpa harus datang ke kampus ataupun mengikuti ujian semester. Ironis bukan???? Tapi, hal tersebutlah yang terjadi di saat ini. Kondisi ini cukup berbahaya jika ijazah-ijazah palsu ini tidak ditindak lanjuti. Pemerintah harus tanggap dengan kondisi pendidikan saat ini, bagaimana mungkin ijazah-ijazah palsu ini keluar begitu saja. Menyeruaknya jual beli ijazah palsu di perguruan tinggi cukup menghebohkan dan praktek jual beli ijazah palsu ini mendesak Kementerian Pendidikan untuk terus mengawasi kegiatan akademik perguruan tinggi kita dengan serius. Adanya penjualan ijazah palsu sebenarnya sudah di ketahui sejak lama tetapi pemerintah kita berusaha tutup mata untuk masalah ini.

Banyak sekali orang tidak merasa kuliah tetapi mereka bisa mendapatkan ijazah palsu dari perguruan tinggi kenamaan. Kok bisa ya???? Kenyataannya begitu untuk saat ini, tawaran jual beli ijazah palsu pun terang-terangan disebarkan via online. Berbagai nilai nominal yang fantastis ditawarkan dengan akreditasi perguruan tinggi kenamaan, hal ini bukti kita bahwa dengan di biarkannya jual beli ijazah palsu ini merupakan “bentuk pembodohan yang dilakukan oleh institusi pendidikan dan termasuk kepada mental dan kepribadian anda”.

Bahaya sekali ijazah palsu ini beredar, apalagi dengan persaingan dunia pekerjaan saat ini. Apalagi beberapa universitas di luar negeri sana sudah terang-terangan dalam praktek jual beli ijazah palsu. Sejauh mana pertanggung jawaban ijazah palsu dalam persaingan pekerjaan. Dengan semakin banyaknya kemudahan yang kita dapat, saya berharap semua pihak dapat lebih bijak menyikapi permasalahan di dunia pendidikan kita saat ini. Saya berharap kita semua tetap semangat dan jujur dalam mendapatkan ilmu yang setinggi-tingginya kalo bisa sampai dengan negeri china. Mungkin lebih tepatnya daripada kita mengeluarkan uang sebanyak-banyaknya hanya untuk ijazah palsu alangkah baiknya kita bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan layak mendapatkan dokumen akhir tersebut sebagai hasil kerja keras kita sendiri.

Ketika anda memilih dan menerima tawaran ijazah palsu S1 maupun S2 sudah tentu akan merusak mental dan keperibadian anda. Seperti apa sajakah bahaya-bahayanya tersebut?

– Menghilangkan sikap bekerja keras dalam menggapai cita-cita

Ya, bahaya menerima tawaran ijazah palsu S1 ataupun S2 ini tentunya sangat berdampak sekali kepada mental dan kepribadian anda salah satunya bisa menghilangkan sikap, mental dan kepribadian anda sebagai orang yang tadinya pekerja keras dalam mencapai cita-cita menjadi orang yang lemah dan tidak memiliki tekad dan semangat dalam menggapai cita-cita.

Ketika anda sudah mencoba sekali, maka mental dan kepribadian anda akan rusak dan ketika anda menjadi seorang pejabat negara, hal ini akan berdampak pada kwalitas kerja anda dan juga cita-cita anda untuk memajukan negeri ini. Mengapa demikian? Karena anda sebagai pejabat negara maunya hanya yang enak-enak saja, yang mudah-mudah saja. Maka pekerjaan dan beban-beban pekerjaan yang berat dan susah tidak bisa anda kendalikan. Dan taunya anda memerintah dan memerintah bawahan.

Perlu anda ketahui mental dan kepribadian kerja keras merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan anda. Anda kenal dengan bapak Sandiaga Salahudin Uno? Ya, tentunya anda sudah mengenalnya. Bagi anda yang belum mengerti manfaatnya bekerja keras, anda bisa mengenal dan membaca artikel mengenai kesuksesan orang terkaya ke 29 di Indonesia menurut majalah Forbes. Ia adalah Sandiaga Salahudin Uno. Ia meyakini bahwa keberanian dan optimisme dalam memandang masa depan menjadi kunci pembuka jalan untuk meraih kesuksesan. Selain itu bangunan jejaring juga harus menjadi perhatian. Meskipun demikian, jejaring relasi hanya menyumbang 30 persen dari kesuksesan. Unsuk kesuksesan menurutnya, selebihnya bersumber dari kerja keras dan menjaga kepercayaan. Ya, anda bisa melihat di id. Wikipedia.org. Nah bagaimana dengan mental dan kepribadian anda ketika anda menerima tawaran ijazah S1 ataupun S2 palsu tersebut? Jauh apai dari ikannya, hehehe.

bahaya menerima tawaran ijazah s1 ataupun s2 palsu

– Akan terbiasa dengan ketidak jujuran

Ketika anda mendapatkan ijazah dengan ketidak jujuran, maka itulah sejatinya kwalitas mental dan kepribadian anda. Yaitu di nilai dari cara mendapatkan ijazah tersebut. Setiap orang untuk mendapatkan ijazah S1 ataupun S2 mereka bersusah payah, hingga merantau keluar kota dan juga keluar negeri. Apa yang ia dapat? Ketika ia belajar keras dan bekerja keras dalam menuntut ilmu tersebut, maka mental dan kepribadiannya terbentuk menjadi orang yang bekerja keras, pantang menyerah dan jujur. Nah jujur ini otomasi akan terbentuk dan menjadi modal utama dalam menapak kesuksesannya setelah ia lulus dan menjabat sebagai pejabat negara maupun perusahaan besar.

Jujur ini tidak bisa di tawar dan di buat pura-pura oleh anda. Karena jujur ini adalah akar dalam jiwa anda. Makanya sekali anda berbohong, maka urat jujur anda akan terpotong. Semakin sering anda berbohong, maka semua urat jujur anda yang ada dalam jiwa anda putus semua. Alhasil anda tidak kenal dan bahkan anda merasa benci dengan orang-orang yang bersikap jujur. Karena apa? Karena mental dan kepribadian anda telah rusak, bobrok dan sudah tidak mendapatkan rahmat serta petunjuk dari sang pencipta.

bahaya menerima tawaran ijazah palsu

Mungkin masih banyak lagi bahaya menerima tawaran ijazah palsu S1 ataupun S2 bagi mental dan kepribadian anda. Ini hanyalah beberapa, dan mungkin juga bahaya-bahaya yang lain dan memiliki resiko yang jauh lebih berbahaya lagi telah anda ketahui dan terbesit dalam pikiran anda. Hanya satu yang perlu anda ingat ketika anda menerima tawaran ketidak jujuran ini, sejatinya anda bukan menipu orang lain, melainkan anda mengizinkan orang lain menipu dan membodohi anda dan anda menjadi korban dari dokumen palsu. Dimana dokumen tersebut bisa menyesatkan anda dan juga mental kepribadian anda dimasa mendatang yang akan semakin bobrok.

Terimakasih telah membaca artikel bahaya menerima tawaran ijazah palsu S1 ataupun S2 bagi mental dan kepribadian anda ini. Semoga apa yang anda temukan disini bisa memberikan masukan dan manfaat bagi anda dan juga bagi mental serta kepribadian anda di masa mendatang.

Oh ya, apakah anda bercita-cita menjadi orang kanannya pejabat? Atau menjadi supir pribadi pejabat? Mungkin anda senang dan bangga jika bisa menjadi orang dekat pejabat salah satunya menjadi supir pribadi pejabat. Tetapi anda harus ingat dan kenali terlebih dahulu siapa pejabat anda. Apakah dia orangnya baik ataupun malah bisa membahayakan anda nantinya? Nah, mari lihat artikel Bahaya terselubung dari profesi seorang supir pribadi pejabat.