Dikira Bahaya ! Rupanya Sebuah Anugrah Yang Teramat Membahagiakan

Author - March 22, 2015

Hai tahukah anda yang dimaksud: Dikira bahaya! Rupanya kebahagiaan ? Yah, ini ada kisah sebuah bahaya yang sangat dibenci bagi seorang pria yang bekerja sebagai pengelola website suksesnya. Tentunya berbicara dengan website yang sukses, hal ini bisa disamakan dengan sebuah toko yang harus sering di jaga dan di awasi, bahkan ada seorang internet sukses mengatakan memelihara website sama seperti memelihara seorang bayi kecil.

Dikira bahaya! ternyata sebuah anugrah

Disebuh desa terdapatlah seorang anak muda yang sangat menyenangi dunia bloging. Semua yang berkaitan dengan internet hampir semua telah dikuasai, bahkan ia dikatakan anak muda yang paling cerdas di sebuah desa tersebut. Tambah lagi yang membuat kebanggaannya adalah ia bisa menghasilkan uang bahkan bisa membiayai orang tuanya dari kesukaannya sebagai bloger.

Meskipun ia tinggal di Desa ternyata ilmu dan kemampuannya tidak kalah dengan master-master internet yang ada di kota. Ternyata seorang anak desa, bukan merupakan alasan untuk tidak bisa berhasil dan menaklukkan dunia. Namun karena ia tinggal di Desa, ada beberapa masalah yang menjadi kekesalannya setiap ia bekerja di rumah. Yaitu masalah jaringan internet dan masalah listrik.

Jaringan internet di Desa sangat membuat ia harus menekuk lutut dan mengatakan sabar dan sabar. Karena didesa tidak terdapat telkom speedy. Solusinya yaitu hanya menggunakan modem. Kekuatan jaringan dari modem sangat menyedihkan sekali bahkan kadang-kadang ia harus menutup layar laptopnya karena jaringan gagal dan gagal. Tambah lagi masalah listrik yang sering mati. Terkadang sedang asik-asik bekerja, tanpa di duga-duga terdengar teriakan anak-anak kecil berteriak-berteriak, ternyata lampu sudah gelap. Begitulah seharian yang terjadi pada anak muda tersebut.

dikira bahaya ternyata kebahagiaan

Terkadang karena seringnya mati lampu, ia harus kehilangan beberapa klien berpotesi tinggi untuk dipertahankan. Namun karena listrik dan jaringan internet di Desa tersebut tidak stabil maka pekerjaan yang sudah masuk deadline banyak yang tidak bisa dikerjakan dengan tetap waktu. Akhirnya ia harus menerima amukan, sumpahan dari klien. Dan ada yang marah hingga memutuskan hubungan kerja sama dengannya. Huuuft, sangat menyesakkan bukan! Bagaimana jika hal ini terjadi pada anda? Tentu ada sepakat untuk pindah ke kota, ya! Hehehe.

Suatu malam, tepatnya tanggal 25 januari jatuh pada hari minggu. Rumahnya dikunjungi oleh ponakan-ponakan serta kedua orang tuanya. Ternyata mereka ingin belibur dan tidur dirumahnya. Dilihat anak muda tadi sedang sibuk dan mengurusi proyeknya di komputer. Untung ada istri dirumah, jadi bapak,ibu serta beberapa ponakan ada yang melayaninya. Seperti biasanya anak muda itu bekerja hingga larut malam, bahkan terkadang hingga pagi hari lagi anak muda itu masih berhadapan dengan komputernya.

Karena kesibukan dengan proyek, anak muda itu lupa bahwa waktu sudah masuk pukul 23.40 malam. Dan ia lupa akan tamunya yang datang kerumah tadi. Ia tidak keluar dari ruangan hampir 6 jam dari kedatangan tamu. Tidak terdengar apapun diluar, ia kira semua tamu sudah tidur. Apa yang terjadi beberapa menit berikutnya. Ia terkaget besar, sebuah bahaya yang bisa mencelakakan nasibnya terjadi kembali, yaitu rumah langsung gelap, listrik mati seketika termasuk proyek yang sedang dikerjakan di monitor gelap dan hilang. Ia panik, kesal, lemas,dan segala emosi sedang naik di kepalanya. Karena marahnya sudah teramat sekali, sepertinya apabila ia berteriak bisa-bisa satu desa kedengaran dan terbangun.

dikira kebahagiaan ternyata anugerah

Apa yang terjadi 2 menit berikutnya? Setelah ia keluar dari pintu kerjanya, ia mencari anak, istri, orang tua dan ponakan. Namun hal ini membuatnya tambah kesal. Ia kekamar tidak menemukan sesiapapun. Ia bertambah bingung. Jalan keluar terakhir ia membuka pintu rumah bagian depan. Sesuatu yang mengejutkan, dalam situasi gelap gulita ia membuka pintu dan langsung ia di sergap di kejutin oleh anak,istri, orang tua serta ponakan tadi sambil mengucapkan selamat ulang tahun. Mereka beramai-ramai menyanyikan lagu Happy birthday buat anak muda tersebut sambil menyodorkan lilin ulang tahun yang disiapkan untuk di tiup.

Dikira bahaya! Rupanya sebuah anugerah yang teramat membahagiakan! Suasana, marah, emosi,kesal berubah menjadi gembiara yang tak terkira, Ia diberkan ucapan selamat dan semua pun turut gembira bersuka ria sambil tertawa dan saling menertawai. Perasaan anak muda itu sangat-sangat terkesima oleh kejutan dari anak, istri dan para tamunya dengan rasa gembira yang sangat luar biasa. Ternyata lampu yang mati tadi sengaja dimatikan oleh istrinya. Dan ia pun tertawa sambil menahan malu.

Yah, usai sudah cerita Dikira bahaya! Rupanya sebuah anugrah yang teramt membahagiakan. Yup ada artikel menarik lagi ni : Malam itu sepertinya tidak ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan.