Jurusan Apa Yang Akan Kau Pilih Nak? Berbahayakah Jika Salah Menentukan Jurusan Pendidikan

Author - December 6, 2015

Bagaimana dalam menentukan jurusan pendidikan yang tepat untuk anak anda? Berbahayakah untuk masa depannya jika salah memilih jurusan? Kali ini saya tertarik untuk membahas masalah ini. Untuk metode pendidikan saat ini yang diterapkan disekolah-sekolah formal memiliki kurikulum yang padat. Terkadang banyak siswa-siswi yang merasa kebingungan dengan metode kurikulum saat ini. Untuk setara siswa SMP yang akan melanjutkan ke jenjang SMU pun sudah dikenalkan dalam menentukan pilihan jurusan mana yang tepat dan akan dipilih oleh siswa-siswi. Kondisi memilih jurusan di SMU memang tidaklah mudah, tentunya perlu persiapan matang agar tidak salah pilih dan menyesal dikemudian hari. Mengapa demikian? Hal tersebut juga dapat menentukan pilihan jurusan yang akan anak-anak anda pilih ke tingkat perguruan tinggi.

Kecendrungan minat dan bakat anak-anak dapat dilihat sedini mungkin, untuk setara SMU saja jurusan yang dapat dipilih oleh anak-anak adalah dibidang BAHASA, IPA, ataupun IPS. Untuk ketiga jurusan pendidikan tersebut untuk beberapa anak mungkin sudah dapat menentukan pilihannya sendiri. Tetapi, untuk beberapa siswa-siswi lainnya masih banyak yang merasa kebingungan dalam menentukan pilihannya. Disinilah peran orangtua adalah anda sendiri agar dapat memberikan gambaran dan masukan untuk beberapa hal yang dapat mendukung anak anda dalam menentukan jurusan pendidikan yang diminatinya.

Anda sebagai orangtua dapat melakukan beberapa pola pendidikan dan pengajaran juga pemahaman yang detail untuk anak-anak anda. Orangtua dapat menggunakan metoda memperkenalkan bidang-bidang apa saja ke depannya yang mendukung jurusan pendidikan yang dipilih. Dalam hal ini jika anda salah dalam memberikan pemahaman terhadap anak-anak anda akan memiliki dampak yang kurang bagus dalam perkembangannya untuk menciptakan cita-citanya. Dampak jelas yang dapat terlihat apabila anak anda salah menentukan jurusan untuk masa depannya, akan saya paparkan sebagai berikut:

bahaya salah ambil jurusan

1. Prestasi Anak Menjadi Menurun

Dalam menentukan jurusan tidaklah mudah, anak anda harus benar-benar memiliki minat yang bagus terhadap jurusan yang akan dipilihnya. Jika anda sebagai orangtua memaksakan pemahaman yang sebenarnya anak-anak tidak memiliki minat dalam bidang jurusan pendidikan yang anda pilih, hal tersebut dapat berakibat kepada menurunnya prestasi anak anda di sekolah. Dengan menurunnya prestasi anak memicu semangat anak untuk belajar semakin berkurang dan sugesti yang ada dalam benak dan pikiran anak-anak adalah ketidakmampuan untuk melakukan pembelajaran.

2. Rasa Malas

Kondisi ini sangatlah wajar dapat muncul pada pribadi anak-anak. Rasa malas yang terbentuk dalam benak dan pikirannya dikarenakan tidak berminatnya anak anda terhadap jurusan yang anda tentukan sebagai orangtua. Biasanya rasa malas ini dapat berbentuk tidak mau masuk sekolah ataupun malas untuk belajar. Anak tidak bisa melakukan eksplorasi yang baik atas kegiatan-kegiatannya dan mengembangkan bakat dan minatnya. Disinilah memilih jurusan pendidikan memang memerlukan persiapan yang matang. Anda sebagai orangtua dapat mempersiapkannya sejak dini, disaat anak anda melontarkan keinginannya atau cita-citanya.

3. Kurangnya Konsistensi Minat Anak

Konsistensi minat anak terhadap jurusan pendidikan yang akan dipilihnya dapat anda uji dengan beberapa pertanyaan ataukah dengan metoda pengajaran. Untuk pertanyaan yang akan anda lontarkan hindarkan dari hal-hal mengarahkan kedalam jurusan pendidikan tertentu. Misalkan “Ibu sarankan lebih baik jurusan IPA karena banyak diminati nak! “ Justru anda sebagai orang tua harus dapat membimbing anak dengan memberikan gambaran-gambaran mengenai profesi yang tercipta jika anak anda memilih jurusan pendidikan tersebut.

bahaya salah jurusan pendidikan

Anda juga sebagai orangtua dapat menguji konsistensi minat dan bakat anak melalui tes uji bakat dan minat anak. Melalui tes tersebut anda dapat mengetahui seberapa besar minat dan konsistensi anak terhadap jurusan pendidikan tertentu. Dalam hal ini, tes uji bakat dan minat tidak bisa sepenuhnya dijadikan patokan dikarenakan anda harus mengetahui kondisi anak saat melakukan uji test minat dan bakat. Anak harus dalam kondisi bagus dalam melaksanakannya.

4. Menciptakan Sifat Berbohong

Untuk kondisi ini kecendrungan terjadi sangat minim tetapi, ada beberapa kejadian tindakan anak untuk berbohong terhadap orangtua memungkinkan terjadi. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan rasa malas dan berpengaruh terhadap prestasi anak mulai menurun, mengakibatkan anak terdorong untuk melakukan hal tersebut. Biasanya untuk jurusan pendidikan yang tidak diminati anak-anak, kecendrungan melakukan tindakan ini dikarenakan mental anak yang tidak terkendali. Disinilah fungsi dan peran orangtua untuk dapat terus membimbing dan terus memberikan pemahaman yang positif yang dapat membangun anak anda dalam mewujudkan cita-citanya.

Dengan kondisi tersebut diatas, saya berharap peran orangtua ataupun sekolah dapat selaras dalam menentukan jurusan pendidikan yang tepat bagi anak-anak dan sekaligus menjadi fasilitator yang dapat mengarahkan anak-anak untuk memilih jurusan pendidikan yang benar-benar disukai dan dimintai agar anak-anak dapat melaluinya sampai dengan cita-citanya dapat mereka wujudkan.

bahaya salah jurusan

Semoga artikel Jurusan apa yang akan kau pilih nak? Berbahayakah jika salah dalam memilih jurusan dalam pedidikan ini. Nah, perlu anda ketahui sejatinya anda bisa mengenal dan mengetahui jurusan apa yang tepat untuk anak anda ini tentunya apabila anda sebagai orang tua memang benar-benar dekat dan sering memperhatikan anak anda. Namun, jika anda sebagai orang tua hanya sibuk sendiri dengan urusan anda, maka tentunya anda tidak akan tau jurusan apa yang tepat untuk anak anda.

Untuk pertumbuhan dan kesuksesan masa depan anda alangkah baiknya anda tidak terlewatkan dengan artikel yang penting dan bermanfaat ini yaitu Awas! Sikap protektif terhadap anak dapat membahayakan pertumbuhannya.