Seberapa Bahayakah Mengenalkan Teknologi Gadget Pada Anak Anda?

Author - December 1, 2015

Memperkenalkan teknologi gadget baru pada anak saat ini berbahaya ataukah memberikan dampak positif akan pertumbuhannya? Berbicara teknologi zaman sekarang yang anda ketahui sangatlah berkembang pesat, setiap jam ataupun setiap menit selalu ada inovasi baru yang muncul dipasaran. Hal ini perlu menjadi perhatian anda sebagai orangtua sebagai bentuk pengawasan tumbuh kembangnya anak.

Sebagai contoh “Saya seorang ibu rumah tangga dengan 3 anak : sulung berusia 7 tahun, anak tengah 6 tahun, dan bungsu 4 tahun. Terinspirasi dari keberhasilan orangtua saya dalam mendidik anak-anaknya, setelah menjadi orangtua saya mencontoh pola-pola pendidikan dan pengajaran untuk anak-anak saya sekarang. Akibatnya saya dinilai sebagai orangtua yang kuno (ketinggalan zaman) dalam mendidik anak-anak.

bahaya mengenalkan gatget ke anak

Yang menjadi kebimbangan saya dalam menerapkan pola asuh anak dengan metode pendidikan orangtua saya terdahulu telah efektif ataukah menggunakan metode pendidikan anak zaman sekarang dengan banyak memperkenalkan teknologi baru. Mengingat maraknya teknologi gadget saat ini dikhawatirkan dapat memperngaruhi perilaku dan karakter anak-anak”.
Dari situasi dan kondisi tersebut diatas, memungkinkan menjadi pertanyaan bersama dan sudah tentu akan menjadi dilema untuk anda sebagai orangtua dalam menentukan pola pendidikan dan pengajaran dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Banyak orangtua saat ini memperkenalkan teknologi “gadget” kepada anak-anaknya. Seperti Notebook maupun Smartphone yang saat ini ada memicu anak menuntut lebih untuk dapat memiliki alat teknologi gadget tersebut.

Mengingat disetiap masa (zaman) keadaan bisa berubah begitu cepat. Teknologi zaman dulu belum secanggih seperti saat ini. Dulu alat komunikasi hanya dapat mendengarkan suara saja, tetapi saat ini tidak sekedar suara anda bisa mengirim pesan singkat, bahkan melihat langsung lawan bicaranya.

Dengan Teknologi gadget yang ada saat ini anda juga dapat melakukan browsing dan mendapatkan seluruh informasi melalui smartphone yang anak anda miliki. Dengan kondisi teknologi gadget saat ini jika tidak dimanfaatkan dengan tepat akan menimbulkan efek negative pada anak, tapi bukan berarti anda melarang anak untuk memanfaatkan dan mengenal teknologi tersebut bukan? Berhubung anak-anak belum bisa memiliki kemampuan memilah mana yang sesuai dan tidak untuk dirinya, oleh sebab itu pengawasan orangtua sangatlah diperlukan.

Dampak buruk yang mungkin timbul jika anda memberikan kebebasan yang berlebihan terhadap anak dalam penggunaan teknologi gadget adalah sebagai berikut :

1. Sosialisasi anak menjadi terhambat

Teknologi gadget dengan berbagai jenis smartphone memicu anak anda menginginkan menggonta-ganti jenis smartphone setiap saat. Semakin canggih teknologi gadget yang dimiliki oleh anak anda dapat menumbuhkan rasa percaya diri yang berlebihan pada anak-anak dalam lingkungan sosialnya. Saat ini jarang anak-anak melakukan kegiatan-kegiatan yang lebih positif dan mungkin jarang sekali anda melihat anak-anak melakukan permainan bersama. Kecenderungan ini yang menjadikan hambatan dalam bersosialisasi antara anak seusianya.

Hal lain yang bisa terjadi dalam lingkungan sosialnya, anak-anak akan dibilang kurang pergaulan alias kuper oleh teman-temannya apabila tidak memiliki gadget atau menggunakan gadget yang terbaru. Kondisi ini yang sangat anda sedihkan dan anda sebagai orangtua wajib melakukan perubahan dalam pola pendidikan dan pemahaman terhadap anak-anak.

2. Waktu banyak terbuang

Dengan banyaknya waktu yang dipergunakan oleh anak-anak, kecendrungan anak-anak membentuk kegiatan saat ini lebih kepada memaksimalkan smartphone yang ada ditangannya ketimbang melakukan kegiatan yang lebih positif. Seperti : bermain bersama ataupun menciptakan kebersamaan dalam suatu organisasi yang positif baik formal maupun informal.
Justru kecendrungan yang ada saat ini dalam waktu yang dipergunakan oleh anak-anak lebih banyak melakukan komunikasi melalui “Medsos alias Media Sosial”.

Begitu banyak medsos yang tersaji dalam fitur smartphone menciptakan anak-anak dalam satu kondisi asyik dan sibuk dengan smartphonenya. Sering terjadi dalam suatu kondisi ada beberapa anak berkumpul tetapi tidak saling berkomunikasi, justru mereka saling terdiam dan lebih banyak asyik berkomunikasi dengan teman-temannya yang lain melalui medsos alias media sosial.

3. Mental Kepribadian dan Karakter Anak

Untuk kondisi ini mental kepribadian dan karakter anak pun akan berpengaruh, efek yang ditimbulkan dari kondisi ini adalah anak anda cenderungan akan memiliki kepribadian tertutup dan memiliki karakter egois antar sosialnya.

Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakn fasilitas yang terbentuk saat ini yang ada dalam smartphone menjadikan anak-anak berkomunikasi dengan teman-temannya yang lain hanya sebatas medsos, memungkinkan juga komunikasi tersebut cenderung tidak mau diketahui oleh anda orangtuanya. Kepribadian yang ramah, santun, sopan, terbuka dan peduli dengan sesama karakter tersebut pastilah yang diharapkan oleh semua orangtua.

bahaya gatget bagi anak

4. Konsumtif

Untuk poin terakhir dalam mengenalkan teknologi gadget dalam masa pertumbuhan dan perkembangan anak-anak adalah sifat konsumtif. Tindakan yang satu ini bukanlah tindakan yang tepat untuk dicontoh oleh anak-anak anda. Sifat konsumtif ini dapat anda lihat disaat anak-anak anda menginginkan mengganti smartphone menjadi smartphone dengan jenis dan teknologi yang lebih canggih dan terbaru.

Terkadang anak-anak juga dapat meminta dibelikan smartphone dengan branch ternama. Saya berharap ini tidak terjadi pada anak-anak anda dan berharap anak-anak dapat mempergunakan smartphone dengan rasa tanggung jawab, agar anda sebagai orangtua tidak meras gelisah bila dinilai atau dianggap sebagai orangtua yang kuno dalam mendidik dan membentuk pola asuh anak.

Banyak orangtua zaman dulu berhasil menerapkan pendidikan anak-anaknya mencapai keberhasilan dan kesuksesan walaupun dengan kondisi yang sangat terbatas. Meskipun demikian tidak dapat dipungkiri saat ini banyak pula peran orangtua yang mempergunakan pola pendidikan dan pemahaman terhadap anak-anaknya dengan pola pendidikan baru atau modern.

Di sinilah peran orangtua membimbing dan mengarahkan anak-anak anda dalam menggunakan teknologi modern dan mendidik dengan tetap mengedepankan etika dalam berkomunikasi. Yang terpenting sebagai orangtua anda dapat selalu mengawasi dengan bijak dalam mengarahkan dan memberikan fasilitas yang terbaik kepada mereka agar dapat bertanggung jawab, tumbuh dan berkembang sesuai dengan masa dan zamannya.

Jadi tingkat keberhasilan pola asuh anak bukan semata-mata ditentukan apakah menggunakan metode kuno atau modern, tetapi yang terpenting tingkat kesadaran anda sebagai orangtua bahwa anak dapat hidup dalam lingkungan sosial yang berbeda dengan masa orangtuanya.

Semoga artikel Seberapa besar bahayanya mengenalkan teknologi gatget pada anak anda ini bermanfaat bagi anda dan keluarga anda. Oh ya, berbicara mengenai topik anak, membuat penulis teringat mengenai beberapa kejadian yang berbahaya terhadap anak-anak. Yaitu mengenai artikel Ada tanda bahayakah apabila feses berwaran hitam?

Sumber : Yudi Suharsono, Msi (Majalah Wanita Kartini No.2264/Maret/2010)